Site Overlay

Pengertian Fotosintesis, Fungsi, Proses dan Faktor Yang Mempengaruhi

Kehidupan menuntun makhluk hidup untuk bertahan hidup dengan cara mencari makanan dan minuman. Hewan makan dengan mencari makanan sesuai dengan rantai makanan. Manusia makan dengan cara mengolah bahan pangan yang ada di alam sekitar dan menduduki posisi puncak rantai makanan karena dapat mengkonsumsi tumbuhan ataupun hewan.

Berbeda dengan tumbuhan yang menghasilkan makanan dari proses fotosintesis. Namun tidak semua tumbuhan dapat memproduksi makanannya sendiri, hanya tumbuhan hijau yang dapat memproduksinya. Ini karena tumbuhan hijau memiliki klorofil yang digunakan dalam proses pembentukan makanan tersebut.

Sedangkan pada tumbuhan yang tidak memiliki klorofil akan melakukan proses fotosintesis yang berbeda. Ada juga tumbuhan yang mencari makanan dengan bergantung pada tumbuhan lain atau disebut sebagai parasit. Tumbuhan hijau yang ada di dalam air juga tetap dapat melakukan fotosintesis, contohnya adalah alga hijau.

Pengertian Fotosintesis

Istilah fotosintesis mungkin sudah tidak asing lagi sebagian banyak orang. Kata fotosintesis sendiri mengandung arti kata cahaya dan pengolahan makanan. Dari sini dapat disimpulkan bahwa pengertian fotosintesis adalah proses pengolahan makanan pada tumbuhan dengan menggunakan cahaya matahari.

Namun tidak semata-mata hanya cahaya matahari saja, ada beberapa komponen lain yang dibutuhkan dalam prosesnya. Contohnya disini adalah karbon dioksida, air, unsur hara dan komponen lainnya. Proses pembuatan makanan pada tumbuhan tidak hanya dilakukan pada siang hari, tapi bisa juga di malam hari dengan memanfaatkan karbon dioksida sebagai sumber energinya.

Mau lebih banyak mengetahui tentang biologi? Silakan kunjungi situs pendidikan onoini.com

Perlu diketahui juga bahwa kloroplas tidak hanya dihasilkan oleh daun saja, tapi bagian tumbuhan lain yang memiliki zat hijau. Nantinya zat tersebut akan disalurkan ke daun untuk diproses menjadi sumber energi yang dibutuhkan oleh tumbuhan itu sendiri. Jadi, apabila tumbuhan memiliki daun yang tidak banyak, namun bagian lain memiliki zat hijau, proses fotosintesis akan tetap optimal.

Fungsi Fotosintesis

Sumber Energi Bagi Tumbuhan

Fungsi utama fotosintesis pada tumbuhan tidak lain adalah untuk menghasilkan glukosa yang dijadikan sebagai sumber utama energi. Misalkan tumbuhan yang melakukan fotosintesis adalah pohon mangga, nantinya energi yang dihasilkan akan disalurkan ke seluruh batang tubuh tumbuhan. Hingga pada akhirnya nanti akan menghasilkan buah mangga yang dapat dinikmati oleh manusia.

Membersihkan Oksigen

Fotosintesis juga berfungsi menghasilkan oksigen atau memberikan udara baru. Tumbuhan akan menyerap karbon dioksida yang dihasilkan lingkungan sekitar, kemudian menghasilkan oksigen sehingga udara menjadi lebih segar. Maka dari itu, di era sekarang ini penghijauan sangat penting karena pemanasan global semakin parah.

Sumber Batu Bara Alami

Taukah bahwa ketika tumbuhan masih aktif dalam fotosintesis, secara tidak langsung tumbuhan dapat dijadikan sebagai sumber batu bata alami. Pasalnya setelah mati, tumbuhan akan menyatu dengan tanah dan komponen lainnya. Seiring berjalannya waktu, tumbuhan akan berubah menjadi batu bara dengan material lain dan dapat dijadikan sebagai sumber energi kehidupan modern.

Proses Fotosintesis

proses fotosintesis

1. Proses Reaksi Terang

Reaksi ini membutuhkan cahaya matahari dalam prosesnya dan berlangsung di luar ruangan. Reaksi terang berlangsung pada membran tilakoid yang berada di ruang kloroplas pada tumbuhan. Dalam prosesnya, klorofil akan bertugas menyerap cahaya matahari yang terpancar untuk kemudian digunakan mengubah bahan-bahan fotosintesis menjadi oksigen dan juga hidrogen dalam bentuk ATP. Hasil fotosintesis akan kembali dikirimkan ke seluruh batang untuk pertumbuhan tumbuhan itu sendiri.

2. Proses Reaksi Gelap

Jika reaksi terang bergantung pada intensitas cahaya, maka untuk reaksi gelap ini justru tidak. Reaksi gelap justru bergantung pada kadar karbon dioksida yang ada di sekitarnya untuk dijadikan sebagai energi membuat makanan. Proses gelap berlangsung pada bagian stroma kloroplas. Perbedaannya dengan reaksi terang terletak pada jumlah ATP karbon dioksida yang dibutuhkan, yaitu membutuhkan 3 ATP karbon dioksida.

Faktor Yang Memengaruhi Fotosintesis

1. Intensitas Cahaya Matahari

Cahaya matahari memiliki peran penting dalam proses fotosintesis dan akan memengaruhi hasilnya. Ini karena cahaya matahari diibaratkan sumber energi untuk memasak pada tumbuhan hijau. Semakin baik intensitasnya, maka semakin baik hasil fotosintesisnya dan prosesnya juga menjadi lebih cepat.

Namun intensitas cahaya yang tinggi juga memiliki pengaruh yang buruk karena akan merusak klorofil yang digunakan untuk fotosintesis. Begitu juga apabila intensitasnya kurang baik atau bahkan tidak ada cahaya matahari, maka tumbuhan gagal dalam memproduksi makanannya sendiri. Apabila berlangsung dalam jangka waktu lama, tumbuhan menjadi layu bahkan mati.

2. Ketersediaan Air

Air menjadi material penting lain dalam proses fotosintesis dan memengaruhi kondisi daun pada tumbuhan. Tanaman yang kekurangan air dalam jangka waktu lama akan memberikan dampak pada daunnya, yaitu menjadi sedikit tertutup. Kondisi daun yang tertutup akan membuat proses fotosintesis menjadi tidak dapat berjalan dengan sempurna dan tanaman tidak dapat menghasilkan energi.

3. Kadar Karbon Dioksida

Tinggi atau rendahnya kadar karbon dioksida juga menjadi faktor penting dalam proses fotosintesis. Ini karena karbon dioksida memengaruhi cepat atau lambatnya laju fotosintesis. Semakin tinggi kadarnya, maka laju fotosintesis semakin cepat. Namun apabila rendah, proses menjadi lebih lambat dibandingkan biasanya dan hasilnya tidak maksimal.

4. Klorofil

Tumbuhan yang dapat melakukan fotosintesis adalah tumbuhan yang memiliki klorofil atau zat hijau daun. Tanpa adanya klorofil, tumbuhan tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri melalui proses pembuatan makanan sendiri. Apabila tumbuhan tersebut memiliki kadar klorofil yang rendah, maka energi dan makanan yang dihasilkan juga rendah.

5. Jaringan Daun

Jaringan daun ternyata juga memiliki pengaruh penting dalam berlangsungnya produktivitas tumbuhan dalam menghasilkan makanan sendiri. Ketika usia tanaman masih muda, jaringan daunnya masih terbatas. Apabila tidak berada di tempat yang baik, maka akan menghambat proses pertumbuhannya, termasuk jaringan daunnya.

Namun ketika tumbuh di tempat yang memadai, maka jaringan daun akan tumbuh lebih optimal. Proses pengiriman hasil fotosintesis semakin optimal karena jaringan daun sudah tumbuh dengan baik. Jadi, semakin baik tempat tinggal dan proses pertumbuhannya, maka proses fotosintesis dan penyaluran hasilnya juga akan optimal.

6. Suhu

Suhu yang dimaksudkan disini adalah suhu lingkungan tempat tinggal tumbuhan tersebut, karena akan memengaruhi kinerja enzim. Enzim yang bekerja pada proses fotosintesis hanya dapat bekerja secara optimal apabila suhunya optimal pula. Pada dasarnya laju fotosintesis akan meningkat seiring dengan bertambahnya suhu lingkungan yang masih ditoleransi oleh enzim. Namun apabila suhu terlalu tinggi, kinerja enzim justru semakin menurun.

7. Kelengkapan Organ Tumbuhan

Lengkap atau tidaknya organ pada tumbuhan juga berpengaruh dalam proses fotosintesis. Misalkan salah satu batang yang memiliki daun banyak justru terluka atau sedikit patah. Hal tersebut akan memengaruhi proses penyaluran bahan yang dibutuhkan untuk proses fotosintesis pada daun. Penyaluran menjadi terhambat dan yang disalurkan jumlahnya terbatas, sehingga hasilnya tidak maksimal.

8. Jumlah Daun

Daun yang menjadi tempat utama dalam proses fotosintesis memiliki peran penting. Semakin banyak jumlah daun pada tumbuhan tersebut, maka jumlah makanan dan energi yang dihasilkan juga banyak. Semakin sedikit jumlah daunnya, maka hasilnya juga akan sedikit dan membuat tanaman menjadi lebih cepat layu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *